Pengaruh Jejaring Sosial Terhadap Perilaku Remaja

JEJARING SOSIAL


    Jejaring sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul yang umumnya adalah individu atau organisasi) yang dijalin dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dll.








    Pendapat tentang dampak positif dan negatif : 

  1. Dampak positif 
  •    Anak dan remaja akan belajar bagaimana cara beradaptasi,bersosialisai dengan public dan          mengelola jaringan pertemanan 
  •    Memperluas jaringan pertemanan, anak dan remaja akan menjadi lebih mudah berteman            dengan orang lain di seluruh dunia, meski sebagian besar diantaranya belum pernah mereka      temui secara langsung.
  •    Anak dan remaja akan termotivasi untuk belajar mengembangkan diri melalui teman-teman      yang mereka jumpai secara online.
  •    Situs jejaring social membuat anak dan remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian, dan            empati.
  •    Media pertukaran data : dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www.
  •    Media untuk mencari informasi atau data : perkembangan internet yang pesat, menjadikan        www sebagai salah satu sumber informasi yang penting.
  •    Kemudahan memperoleh informasi : kemudahan untuk memperoleh informasi yang ada di        internet banyak membantu manusia sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.
  •    Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan.

     
     2. Dampak negatif :
  •   Anak dan remaja menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata. Tingkat pemahaman bahasa pun menjadi terganggu. Jika anak terlalu banyak berkomunikasi di dunia maya.
  •  Situs jejaring social akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri.
  • Bagi anak dan remaja, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa di jejaring social. Hal ini akan membuat mereka semakin sulit membedakan anatara berkomunikasi di situs jejaring social dan dunia nyata.
  • Situs jejaring social adalah lahan subur bagi predator untuk melakukan kejahatan. Kita tidak akan pernah tahu apakah seseorang yang baru di kenal anak kita di internet.
  • Pornografi : Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.
  • Penipuan : Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu.
  • Carding : Karena sifatnya yang real time (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet.
  • Perjudian : Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya.

       Upaya yang dapat kita lakukan : 
       
        1. Luangkan waktu dengan anak saat belajar komputer dan internet


          Meluangkan waktu lebih banyak bersama anak bisa dengan belajar bersama lebih dalam                      tentang komputer dan internet. Baik orangtua maupun anak harus tahu dan bisa mengoperasikan          situs jejaring sosial, forum diskusi, keamanan transaksi belanja, cara chatting, cara mengetahui            situs baik dan situs buruk, mencari dan memutar video di YouTube, dan cara mencari gambar              dan video via Google.
         2. Berikan pemahaman mengenai manfaat dan bahaya internet
         Setelah mempelajari caranya, tambahkan pemahaman pada anak tentang manfaat dan bahaya              internet. Orangtua harus memiliki pengetahuan lebih luas, dan mendiskusikannya dengan anak.          Beritahu juga soal karakteristik predator online, dan berbagai kasus terungkapnya predator                  online di berbagai negara.
        3. Ingatkan anak tentang konsep “orang asing”
        Ingatkan pada anak agar tidak percaya begitu saja pada orang yang baru dikenalnya. Tekankan             kepada anak agar tidak memberikan informasi pribadi, seperti email dan nomor telepon.
        4. Kenalkan etiket bergaul dengan teman “online”
       Memperluas pergaulan sah saja, apalagi anak-anak kini sudah semakin terbuka dengan teknologi        internet. Namun perlu diajarkan kepada anak agar memperhatikan batasan pergaulannya. Jangan        izinkan anak-anak bertemu langsung dengan teman baru yang dikenal lewat chatting.
       5. Hindari anak mengakses internet di kamar pribadi
      Meski fasilitas di rumah lengkap, komputer dan ponsel sudah terkoneksi dengan internet, pastikan       ada batasan. Jangan biarkan anak-anak mengakses internet di kamar pribadinya. Letakkan                   komputer di ruang keluarga atau di ruangan orangtua agar mudah dilihat dan dikontrol.
      6. Kenalkan aktivitas kreatif lainnya dengan internet
       Arahkan anak untuk melakukan aktivitas kreatif dan positif dengan media internet. Kenalkan             juga tentang banyaknya kesempatan berprestasi atau mendapatkan hadiah dari kegiatan kreatif di         internet, misalkan kompetisi menulis. Untuk  itu kenalkan lebih dahulu kegiatan menulis di                 internet, misalnya dengan mengisi blog pribadi.
      Saran : jejaring sosial memiliki banyak sekali dampak negatif namun dibalik itu ada juga banyak dampak positif oleh karena itu maka kita harus dapat menggunakan jejaring sosial dengan sangat bijak. 

















Comments

Popular posts from this blog

ED SHEERAN

Making sentences (part 1)

About Me